Kita Bertiga

Posted: September 7, 2010 in Litle Memory
Tag:, , ,

Apa kau masih ingat teman?

Ketika kita menunggu jemputan yang tak kunjung datang

Apa kau masih ingat teman?

Ketika hujan mengguyur, dan kau kutinggalkan pulang

Kau basah

Apakah kau masih ingat teman?

Ketika kita terlambat gara-gara salahku dan kau menangis

Apakah kau masih ingat teman?

Ketika hujan reda kita bermain di becek

Kau dimarah orangtuamu

Apakah kau masih ingat teman?

Ketika aku berkunjung ke rumahmu, namun Ayahku tak tau

Aku dimarahnya

Apakah kau masih ingat teman?

Kau datang ke rumahku, hanya untuk membeli penghapus warna warni koleksiku

Apakah kau masih ingat teman?

Ketika kita saling bertukar jajanan ketika kenaikan kelas

Apakah kau masih ingat teman?

Ketika aku menitip membeli alat lukis dari tokomu

Apakah kau masih ingat teman?

Ketika kita bertiga bermain lompat tali bersama

Apakah kau masih ingat teman?

Ketika kau tampil dalam paduan suara

Aku dalam pembacaan puisi

Apakah kau masih ingat teman?

Kau tak mengerti pelajaran, aku jelaskan

Apakah kau masih ingat teman?

Ketika jam olahraga, kita berbagi oreo bersama

Apakah kau masih ingat teman?

Ketika kita menghitung bunyi lonceng dari museum

Apakah kau masih ingat teman?

Ketika kita pergi ke museum tanpa tahu apa-apa

Apakah kau masih ingat teman?

Aku menelponmu, kau menelponku

Apakah kau masih ingat teman?

Kau yang berhidung merah, kau yang berambut keriting

Dan AKU…

(Special for my best friends, when I Elementary School in Bima)

Salam wortel….!!! (6__6)

Hai semua, kali ini aku akan membahas, eh menyebutkan kentut-kentut yang berpengaruh pada kehidupan kalian semua. Jangan pernah meremehkan kentut…!!! Jangan salahkan orang yang kentut, karena itu bisa menandakan orang itu sehat, sakit, atau bentar lagi mati, hihihihihi….

Okeh, tanpa panjang lebar, langsung ajah…

Kentut Minimal 3 x Sehari = Orang Sehat

Kentut Minimal 5 x Sehari = Normal

Kentut Minimal 8 x Sehari = Salah Makan

Kentut Minimal 15 x Sehari = Abnormal

Kentut Minimal 30 x Sehari = Killer

Kentut Berfrekuensi 15.000 HZ = Bomber

Kentut Bertubi-tubi = Machine Gunner

Kentut Tak Bersuara = Stealh Killer, Misterius

Kentutnya di Sana yang kena di Sana = Sniper

Pengen Kentut Tapi gak Bisa Kentut = Iri

Pengen Kentut dipaksa-paksa tapi yg Keluar ampasnya = Goblok

Kentut Tapi Ampasnya Ikut Keluar = Gak Sabaran

Orang Kurang Kerjaan = Yang Baca

Orang Gila = Kerjanya meneliti orang kentut

Tidak jujur : Orang yg abis kentut trus nyalahin orang lain

Bodoh : Orang yg nahan kentut sampe berjam-jam

Bijaksana : Orang yg tau kapan harus kentut

Sengsara : Orang yg pengen kentut tapi gak bisa-bisa

Misterius : Orang yg kalo kentut gak ketahuan orang lain

Pede : Orang yg selalu yakin kalo kentutnya gak bau

Sadis : Orang yg habis kentut dikibas-kibasin ke temen sebelahnya.

Strategis : Orang yg kalo kentut bisa mengalihkan perhatian orang lain shg lupa soal kentut tsb

Idiot : Orang yg habis kentut trus ambil napas dalem2 untuk ngisep lagi kentutnya

Irit : Orang yg kalo kentut dikeluarin dikit demi dikit

Sombong : Orang yg seneng ngebau-in kentutnya sendiri

Ramah : Orang yg dikentutin orang lain tapi tetap senyum

Childish : Orang yg kalo kentut berendam di air biar bisa ngeliat blubug-blubugnya

Jujur : Orang yg langsung mengaku begitu dia kentut

Jenius : Orang yg bisa mengidentifikasi ini bau kentutnya siapa

Sial : Orang yg selalu dikentutin orang lain & bau.

Kurang kontrol : Orang yg kalo kentut sampe keluar ampasnya

Kurang kerjaan : Orang yg senengnya ngebaca tulisan soal kentut … Hahahaha

Yah, itulah… aku dah ngantuk nih, besok lagi aku posting yang baru yah… Maaf kata2 penutupnya gak enak dibaca… Selamat BERKENTUT RIA…!!!!!!

Salam Wortel…-__-“

Salam Wortel…

Lagi nonton

Suatu sore, saya merasa lapar. Lalu saya pergi ke kios Bibi saya dan membeli, oh, yang betul mengutang sebuah mi instan, dan saya memintanya untuk memasaki saya (udah ngutang nyuruh lagi…!!!). Tapi itu karena ada alasannya, Bibi saya sangat pandai membuat mi goreng instan. Dan saya lebih tidak tahu diri lagi ketika meminta Bibi saya mengantarnya ke rumah kalau mi itu sudah jadi (kan bersebelahan).

Mi sudah jadi dan siap disantap. Saya memakannya tidak di meja makan, karena saya memang tidak suka makan di meja makan. Saya makan di ruang keluarga sambil menonton tivi dan saya lupa acara tivi apa yang sedang tayang. Nah, pada suap pertama, saya menggerutu. Kenapa sih rasanya mi goreng itu tak pernah berubah, selalu begini. Lalu suapan kedua, ketiga, dan seterusnya saya menggerutu terus. Bukan karena tidak ada lau di rumah. Lauk sangat banyak, bahkan enak-enak, namun sekali lagi saya terlalu angkuh, mengatakan bahwa saya bosan dengan lauk-lauk yang ada.

Ketika mi saya hampir habis, maka acara tivi berubah menjadi acara tivi yang menguji kebaikan manusia tanpa pamrih. Pastilah anda semua tahu. Dan saya merenung sambil memandang mi goreng yang hampir habis itu. Dan saya petik hikmah dalam keritingnya mi goreng itu.

Saya memang angkuh dan sombong. Saya terlalu egois dan memikirkan diri sendiri. Bagaimana saya bisa menjadi orang baik, jika saya mengeluh bosan dengan lauk yang serba ada dan memilih mi goreng (yang biasanya saya sebut makanan pengungsi). Dan saya memakan mi goreng itu, saya juga merasa bosan, hingga acara tivi itu menyadarkan saya. Orang yang tak mampu saja, yang makan hanya dengan nasi dan sambal terasi mau berbagi dengan yang membutuhkan, bahkan dia mungkin tak bisa mencicipi mi instan yang harganya seribu-an perak ini.

Sedangkan saya? Sudah ngutang, minta dimasakin, minta dianterin, menggerutu, dan saya memang orang yang tak berguna. Tak pernah bersyukur atas apa yang diberikan kepada saya. Saya selalu lupa diri. Hingga mi goreng dan acara tivi itu menyadarakan saya. Saya selalu menonton acara itu dan menangis karenanya, tapi tak pernah saya memetik hikmahnya hingga saya menontonnya sambil memakan mi goreng ini.

Semua hal, semua benda yang kita anggap sepele ternyata mempunyai filosofi yang sangat bermakna untuk hidup kita. Dan saya berusaha untuk mencari itu, mencari cara agar selama saya hidup di dunia ini, saya tak sia-sia menjalaninya. Harus lebih belajar dan belajar lagi. Seperti peribahasa yang kita semua tahu “Semakin diasah, maka pisau semakain tajam”…

Salam Wortel… ^__^

Tik Tok Tik Tok

Posted: April 7, 2010 in Uncategorized
Tag:

Ada yang gelap
Ada yang tak terlihat
Coba dekati…

Keras, dan teguh
Dan menunggu…

Dalam apa?
Ilusi?
Mimpi?
Khayalan?
Sangat perih jika dalam fana…

Terdengar sebentar lagi
Dia akan pergi
Hanya bunyi detik
Pengiringnya…
Gelap dan tak terlihat

Tik…Tok…
Tik…Tok…

(Ampenan, 7 April 2010)

Melukai Diri…

Posted: Maret 16, 2010 in Uncategorized
Tag:, ,

Salam Wortel…

Kali ini mungkin tulisanku agak kurang mengenakkan, tapi yah, namanya juga sharing. Tulisan ini juga himbauan buat teman-teman atau pembaca semua untuk tidak melakukan hal yang aku lakukan. Ini tidak baik dan tidak boleh dicontoh…!!!

Jadi begini, ketika aku merasa benar-benar sudah mumet, stres, dan gelap semuanya (karena sering mati lampu bo…), aku lalu memilih untuk tidur atau makan. Tetapi jika sudah benar-benar tak tahan lagi, aku melakukan sesuatu yang, yah, menurutku enak, yaitu melukai diri.

Biasanya aku suka menyilet lenganku sendiri. Rasa sakitnya tak terasa waktu menyayat, namun akan terasa beberapa lama setelah luka itu agak bengkak, memerah, dan keluar darah. Tapi itu sesuatu yang fantastis buatku. Dan seperti biasa, zat endorphin (zat yang membuat kita merasa senang dan bahagia), mengalir deras di dalam  tubuhku. Benar-benar enak rasanya.

Mungkin aku punya sedikit kelainan, yaitu suka merasakan rasa sakit. Tapi sejauh ini, aku belum melakukan hal-hal yang benar-benar “danger”, jadi masih so-so lah…

Nah, ini gambarku yang berwujud manusia (lenganku yang aku iris, tapi sudah agak membaik dan sembuh waktu aku foto), dan aku berwujud kelinci yang parah banget nih…! (Itu mah aku bener-bener stres ampe percobaan bunuh diri).

Nah, segitu dulu deh ya, soalnya sekali lagi mood menulisku hilang, belum ada inspirasi. DON’T TRY THIS AT ANYWHERE….!!!! Do’akan aku biarl lulus UN dan US dengan nilai terbaik ya… Amiiinnnn….

Salam Wortel (*___*)…

Kawat Gigi…

Posted: Maret 13, 2010 in Uncategorized
Tag:, , ,

Salam Wortel…

Hai semua, kali ini aku akan bercerita tentang pengalamanku memasang kawat gigi. Yah, kalian semua pasti tahu, kelinci itu giginya dua maju besar kan..? Nah, karena struktur gigiku kaya’ gitu, yah maklum, namanya juga kelinci, jadi aku berencana memaka kawat gigi. Ini bukan untuk gaya-gayaan, tapi ini memang kebutuhan…!!!

Baik, pertama, aku diajak ke dokter gigi oleh Ayahku (ya eya lah, emangnya mau ke bengkel…). Trus, diperiksa deh, gigiku yang luar biasa unik ini. Setelah itu Budok (Bu Dokter) meminta asistennya untuk mengambil cetakan. Gigiku mau dicetak lho…!!!

Budok : Ti, ambilin cetakan gigi…

Mbak Ati : Yang nomor berapa Dok…?

Budok : Yang nomor 2…

Usut punya usut, ternyata urutan cetakan gigi tuh dari nomor 1 paling besar ampe nomor 4 paling kecil…! Buseeettt, dong kerangka gigi gue sebesar apa sih ampe pake cetakan nomor 2… #___#

Setelah itu, Mbak Ati, asisten Budok membuat semacam adonan berwarna pink yang bakalan ditaruh dicetakan gigi tersebut. Yah, semacam lilin gitu deh adonannya, eh, permen karet gitu. Trus Budok nyuruh aku buka mulut karena mau cetak gigi. Pertama gigi atas dulu. Nah, pas masukin cetakan gigi ke mulut itu, rasanya sakit banget…!!! Mulutku rasanya mau sobek…!!! Ampun dah, mana harus diulang karena nyetaknya gak sempurna lagi… T___T… Trus akhirnya pas gigi bawah, gak terlalu sakit amat. Sesudah itu, besok akan dilanjutkan lagi. Pas aku ngaca di rumah, sudut bibirku ternyata robek…!!!

Besoknya di pasang behelnya serta benang kawat. Nah, pas mau rekatin behelnya itu, pakai semen atau apalah itu yang rasanya aseeeeeeemmmmm aaassssiiiiiiinnnn gila…!!! Lalu dilanjutkan seminggu kemudian… Tau gak sih, selama itu aku cuma makan bubur, atau malah rasanya kaya’ puasa…! Udah kurus, tambah keliatan tulang lagi…

Seminggu kemudian, akhirnya pencabutan gigi. Gigi yang dicabut ada dua dan semuanya gigi rahang atas kiri kanan. Pakai obat bius lagi, rasanya mulut tuh tebel banget….!!! Aku gak bisa gerakin bibir, jadinya seperti orang yang gak pernah senyum satu abad… T___T

Esoknya pemasangan cincin, ini nih yang sakit banget. Seperti pemasangan behel, pakai yang asem asin itu. Trus pas mau pasang kawat benerannya, eh, ternyata cincin gigi yang atas sebelah kiri tumpul ketutup semen yang asem asin itu, jadi harus dibuka lagi. Alamak…. mati aku….!!! Yah, aku persingkat aja dah, akhirnya aku bisa memakai kawat gigi seutuhnya, tapi tetep ajah, makannya itu susah banget bo….

Trus lagi, mana kata Budok ini baru kawat biasa, belum kawat tebelnya, lebih sakit lagi…! Waduh, do’akan aku kuat yah, walaupun sebenarnya aku sakit hati juga udah minta ma Bokap buat pagerin gigi. Apalagi kalo makan, suka keselit di kawatnya… #___#

Maaf kalo tulisanku gak begitu enak dibaca, aku juga lagi gak mood nulis nih… Akan aku cari pengalaman menarik lainnya… Eh iya, kan aku ke minimarket, trus aku beli parfum buat cowok, karena aku gampang keringatan, jadinya parfum cowok pas buatku (kan parfum cowok + keringat = tambah harum), eh, kasirnya tuh cowok, pas selesai bayar dia bilang “Makasi mas…”

Aku melongo sebentar. Masa separah itu sih aku ini…? Padahal aku cuma pakai celana basket, kaos, ama helm masih kepasang di kepala. Kenapa aku masih dianggap cowok…???!!!! Yah, tak apalah, sudah takdir mungkin, khuhuhuhuhuh…

Okeh, okeh, sudah dulu yah, aku bentar lagi mau Ujian Nasional, do’akan yang terbaik ya buat aku… Terimakasih semuanya… (gak ada becanda dulu deh, ntaran, lagi masa serius nih…)

Salam Wortel…

Salam Wortel…

Jadi, para pembaca sekalian tinggal membalikkan fakta-fakta yang ada di bawah ini :

  1. Saya seorang wanita
  2. Saya seorang pria (Nah lo, bingungkan….?)
  3. Saya cakep
  4. Saya tajir
  5. Saya tinggi sekali
  6. Saya gendut sekali
  7. Saya make kacamata dengan minus 7
  8. Saya orang yang rajin
  9. Saya orang yang introvert
  10. Saya tidak suka membaca, main musik, menggambar, atau mengusili orang
  11. Saya tidak physco
  12. Saya seorang manusia (Kalian semua pada tahu kan saya kelinci… :D)
  13. Saya sangat suka lagu-lagu ST12, Wali Band, Kangen Banddan Hijau Daun
  14. Saya orang yang tidak pendendam
  15. Saya tidak punya kepribadian ganda (Aku rasa bukan ganda lagi, tapi campuran… (-___-“))
  16. Saya senang berteman dengan orang yang suka berbohong
  17. Saya sangat dewasa
  18. Saya bodoh (Hueee… narsis dikit bolehlah…)
  19. Saya tidak narsis
  20. Saya sangat suka berpakaian ketat
  21. Saya tidak gampang menangis jika menonton reality show tentang kehidupan orang miskin
  22. Saya tidak gampang berkeringat
  23. Muka saya tidak berminyak
  24. Saya tidak takut dengan gelap maupun  orang gila
  25. Saya tidak suka melihat wanita seksi
  26. Saya tidak suka full colour
  27. Saya suka bersih-bersih
  28. Tidak ada eskul yang saya ikuti
  29. Saya sangat suka sayur
  30. Saya benci daging
  31. Saya suka merokok
  32. Saya pintar matematika
  33. Saya bukanlah aku

Nah, udah pada tahukan aku seperti apa. Jadi ada gambaran, pemilik blog ini orang yang… ehm, yang gitu deh, terserah anda-anda semua menilai. Eits, napa lagi nih…? O… Iya… iya… Maaf, saya kan lagi mood nulis ini, ntar kalo mood nulis yang laen, baru dah aku tulis. Okey… Eh, jangan protes dong…! Waduh jangan demo segala…! Eh, apa’an tuh bawa kerbau…? Mau kasi ke aku ya…? Wh, busyet lu, kerbaunya kentut pas gue lagi mangap…! Udah, sana deh, ntar aku nulis yang laen, gak usah anarki gitu…!!! Stop…!!! Stop…!!! STOP WOooiii…!!!

Salam Wortel… (=___=)